Blog SMP Negeri 9 Depok

Sekolah Standar Nasional (SSN)

  • Islamic Calendar

    AL QURAN ONLINE

    http://m.alquran-indonesia.com/mquran/index.php/quran

    Renungan

    Jadwal Shalat

    Yang Online

    Facebook Sembilan

    Sembilan Depok

    Buat Lencana Anda

    WAU_tab('lzqdjbimfeua', 'left-middle')

  • Kategori

  • Arsip Tulisan

  • RSS REPUBLIKA ONLINE

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS ERA MUSLIM

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Sekelumit Tempat Wisata yang Akan Dikunjungi

Posted by adilsaz pada 26 Desember 2014

Tulisan ini sengaja dibuat untuk informasi awal bagi siswa kelas 8 yang akan mengikuti kegiatan Karyawisata Yogyakarta – Dieng. Pada akhirnya nanti kalian diwajibkan memberikan laporan tertulis setelah selesai mengikuti kegiatan tersebut. Laporannya berupa pembuatan karya tulis dan diharapkan siswa mencari sumber pada tempat-tempat yang dikunjungi maupun sumber lainnya. Kunjungan pertama dimulai dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Kraton_Yogyakarta_Pagelaran

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau Keraton Yogyakarta merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang kini berlokasi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Walaupun kesultanan tersebut secara resmi telah menjadi bagian Republik Indonesia pada tahun 1950, kompleks bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal sultan dan rumah tangga istananya yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga saat ini. Keraton ini kini juga merupakan salah satu objek wisata di Kota Yogyakarta.

Museum Affandi

Museum Affandi

Museum Affandi yang terletak di pinggir sungai Gajah Wong, atau di Jalan Laksda Adisucipto Nomor 167 Yogyakarta (Jalan Solo Km 5,1) adalah museum yang menyimpan hasil karya pelukisAffandi. Museum ini menempati lahan seluas 3.500 m2 yang terdiri atas bangunan museum yang terdiri dari empat galeri beserta bangunan pelengkap seperti tempat pembelian tiket, dua studio, dan bangunan rumah tempat tinggal pelukis Affandi dan keluarganya. Rumah Affandi ini mempunyai atap berbentuk daun pisang, dan terdiri dari dua lantai dengan lantai bawah untuk ruang tamu dan garasi sedangkan lantai atas yang sebagai kamar pribadi Affandi. Sekarang rumah ini berfungsi menjadi Café Loteng yang dapat dikunjungi pengunjung. Pembangunannya dilakukan secara bertahap serta dirancang sendiri oleh Affandi.

Kasongan

Kasongan

Kasongan adalah nama daerah tujuan wisata di wilayah kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang terkenal dengan hasil kerajinan gerabahnya. Tempat ini tepatnya terletak di daerah pedukuhan Kajen, desa Bangunjiwo, kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, (~ S 7.846567° – E 110.344468°) sekitar 6 km dari Alun-alun Utara Yogyakarta ke arah Selatan.

Jalan Malioboro

Malioboro Street, Yogyakarta

Jalan Malioboro (bahasa Jawa: Hanacaraka, Dalan Malioboro) adalah nama salah satu kawasan jalan dari tiga jalan di Kota Yogyakarta yang membentang dari Tugu Yogyakarta hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Secara keseluruhan terdiri dari Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro, dan Jalan Margo Mulyo. Jalan ini merupakan poros Garis Imajiner Kraton Yogyakarta.
Pada tanggal 20 Desember 2013, pukul 10.30 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X nama dua ruas jalan Malioboro dikembalikan ke nama aslinya, Jalan Pangeran Mangkubumi menjadi jalan Margo Utomo, dan Jalan Jenderal Achmad Yani menjadi jalan Margo Mulyo.
Terdapat beberapa objek bersejarah di kawasan tiga jalan ini antara lain Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Gedung Agung,Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.
Jalan Malioboro sangat terkenal dengan para pedagang kaki lima yang menjajakan kerajinan khas Jogja dan warung-warung lesehan di malam hari yang menjual makanan gudeg Jogja serta terkenal sebagai tempat berkumpulnya para seniman yang sering mengekpresikan kemampuan mereka seperti bermain musik, melukis, hapening art, pantomim, dan lain-lain di sepanjang jalan ini.

Dieng

Sindoro-Sumbing 1

Dataran Tinggi Dieng terdiri dari dua atau lebih gunung berapi serta banyak kawah dan puncak kecil lainnya.
Dieng adalah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Dieng adalah kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000 m di atas permukaan laut. Suhu berkisar 12—20°C di siang hari dan 6-10°C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara dapat mencapai 0°C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas (“embun racun”) karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.

Telaga Menjer

telaga menjer 1

Telaga menjer adalah sebuah telaga yang terletak di desa Menjer Kecamatan Garung, Wonosobo. Telaga Menjer merupakan telaga terluas di Wonosobo, dengan luas area 70 Ha. Telaga menjer berada pada ketinggian 1300 meter dari permukaan laut, disamping digunakan untuk wisata air. Telaga menjer dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air, sejak tahun 1982.
Keindahan telaga menjer dapat dirasakan pada waktu pagi atau sore hari, disamping hawa udara yang segar akan terlihat kabut putih tipis menutupi sela sela telaga menjer yang dikelilingi oleh pegunungan.
Sisi utara telaga ini berupa pegunungan yang ditumbuhi tanaman hijau termasuk kebun teh yang sangat indah.
Dibalik keindahan Telaga Menjer, terdapat sebuah legenda yang masih diceritakan secara turun-temurun oleh penduduk setempat inilah Legenda Telaga Menjer.

Telaga Warna (Dieng)

telaga warna dieng 1

Telaga Warna Dieng adalah salah satu objek wisata yang berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.Telaga ini merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Wonosobo. Nama Telaga Warna sendiri diberikan karena keunikan fenomena alam yang terjadi di tempat ini, yaitu warna air dari telaga tersebut yang sering berubah-ubah. Terkadang telaga ini berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti pelangi. Fenomena ini terjadi karena air telaga mengandung sulfur yang cukup tinggi, sehingga saat sinar Matahari mengenainya, maka warna air telaga nampak berwarna warni.

Candi Arjuna

Komplek Candi Arjuna - Dieng (Java - Indonesia)

Candi Arjuna adalah sebuah bangunan candi Hindu yang terletak di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia.
Candi Arjuna merupakan salah satu bangunan candi di Kompleks Percandian Arjuna, Dieng. Di kompleks ini juga terdapat Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Candi Arjuna terletak paling utara dari deretan percandian di kompleks tersebut. Sementara itu, Candi Semar adalah candi perwara atau pelengkap dari Candi Arjuna. Kedua bangunan candi ini saling berhadapan.
Seperti umumnya candi-candi di Dieng, masyarakat memberikan nama tokoh pewayangan Mahabarata sebagai nama candi.

Kawah Sikidang

Dieng-Kawah-Sikidang 1

Dieng tak hanya terkenal akan keindahan golden sunrise dan telaganya saja. Tak jauh dari candi Bima Dieng terdapat fenomena menakjubkan kawah sikidang, sebuah kawah yang terus aktif dengan lava berwarna kelabu yang terdapat di kawah sikidang selalu bergolak dan munculnya berpindah-pindah bahkan melompat seperti seekor kidang / kijang.
Keberadaan kawah Sikidang di dataran tinggi dieng, merupakan fenomena alam yang langka dan menakjubkan sekaligus berbahaya. fenomena ini menjadi daya tarik tersendiri baik di kalangan wisatawan dan menjadi tantangan bagi peneliti.

Sumber :
1. http://id.wikipedia.org
2. http://diengplateau.com
3. dan sumber lainnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: